Archive for May, 2007

Syukur

Oleh: Tim dakwatuna.com  

Ketika Nabi Sulaiman a.s. mendapatkan puncak kenikmatan dunia, beliau berkata,“Ini adalah bagian dari karunia Allah, untuk mengujiku apakah aku bersyukur atau kufur.” (An-Naml: 40). Ketika Qarun mendapatkan harta yang sangat banyak, dia mengatakan, “Sesungguhnya harta kekayaan ini, tidak lain kecuali dari hasil kehebatan ilmuku.” (Al-Qashash: 78). 

Dua kisah yang bertolak belakang di atas menghasilkan akhir kesudahan yang berbeda. Nabi Sulaiman a.s. mendapatkan karunia di dunia dan akhirat. Sedangkan Qarun mendapat adzab di dunia dan akhirat karena kekufurannya akan nikmat Allah. 

Read the rest of this entry »

Urgensi Mengkaji Sirah Nabawiyah

Oleh: DH Al Yusni  

Sirah Nabawiyah merupakan seri perjalanan hidup seorang manusia pilihan yang menjadi parameter hakiki dalam membangun potensi umat. Sehingga, mempelajarinya bukan sekadar untuk mengetahui peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa itu. Melainkan, mengkajinya untuk menarik pelajaran dan menemukan rumusan kesuksesan generasi masa lalu untuk diulang di kehidupan kiwari.

Read the rest of this entry »

Tenang dengan Angsuran Tetap

Krisis moneter yang melanda Indonesia mulai paruh kedua 1997 dan mencapai puncaknya pada 1998 – 1999, menyisakan pengalaman buruk bagi nasabah kredit kepemilikan rumah (KPR) konvensional. Waktu itu, banyak nasabah dibuat kalang kabut oleh angsuran KPR yang melonjak drastis. 

Tidak tanggung – tanggung, kenaikan angsuran KPR bias melejit hingga lebih dari separuhnya. Misalkan, cicilan KPR yang tadinya Rp500.000, tiba-tiba melonjak hingga menjadi Rp1.000.000 per bulan. Itulah konsekuensi KPR konvensional. Angsuran bisa berubah setiap saat begitu ada kenaikan suku bunga. Nah, kemungkinan perubahan angsuran inilah yang membuat was-was nasabah. 

Read the rest of this entry »

Kembali ke Ekonomi Islam

Oleh : Wirawan

Siapa yang membuat sistem moneter dunia? 

Pertanyaan tersebut sukar dijawab secara pasti. Namun pendekatan untuk jawaban di atas adalah dengan melihat negara – negara   yang pernah mendominasi dunia. Kalau tidak puas dengan jawaban di atas saat ini kita bisa tunjuk hidung ke IMF, World Bank & Bank for International Settlements (BIS, yaitu asosiasi bank – bank sentral dunia). Sistem moneter dunia sedikit banyak masih di bawah kendali negara – negara yang pernah mendominasi dunia, yang dekat dengan masa kita antara lain adalah Perancis & Inggris yang pernah berjaya sebelum Perang Dunia I, kemudian Rusia dan Amerika Serikat setelah Perang Dunia II. 

Read the rest of this entry »

Dua Perjanjian Dalam Satu Transaksi Jual Beli

Oleh : Prof.Dr.Abdullah al-Mushlih & Prof.Dr.Shalah ash-Shawi 

Membuat dua perjanjian dalam satu transaksi jual beli merupakan hal yang dilarang dalam syariat. Diriwayatkan adanya sejumlah dalil yang melarang perbuatan tersebut. Diriwayatkan oleh Ahmad dan at-Tirmidzi dari hadits Abu Hurairah tentang larangan Rasulullah terhadap hal tersebut. 

Hadits Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diriwayatkan bahwa beliau bersabda: “Barangsiapa yang melakukan dua perjanjian jual beli dalam satu transaksi jual beli, maka hendaknya ia mengambil yang paling sedikit, kalau tidak ia telah mengambil riba.”

Diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnadnya dari Hadits Ibnu Mas’ud bahwa ia menceritakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang adanya dua perjanjian dalam satu transaksi.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Tidaklah pantas melakukan dua perjanjian dalam satu transaksi.”

Read the rest of this entry »

Menghitung Zakat

Untuk judul ini, silahkan klik di sini

Imam Bukhari

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia. Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai dan Ibnu Majah bahkan dalam kitab-kitab Fiqih dan Hadits, Hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya.

Read the rest of this entry »

Imam Muslim

Siapa tak kenal Imam Muslim. Di kalangan santri, karya-karyanya masih menjadi rujukan penting berkaitan dengan ilmu Hadits. Di bidang ini (periwayatan Hadits), namanya sering disandingkan dengan Imam Bukhari, penghimpun dan perawi Hadits terbaik. Karena itu, nama Imam Muslim dan Imam Bukhari kerap kali bersanding dalam periwayatan sebuah Hadits.

Keduanya pun, dalam literatur Islam, kemudian dikenal dengan sebutan Imam Syaikhaan (dua ulama besar perawi Hadits). Bahkan, tak jarang sebuah Hadits hanya ditulis perawinya dengan nama rawahu syaikhaan maksudnya tak lain Hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

 

Read the rest of this entry »

Saat Titipan Harus Diambil Oleh Sang Pemilik

24 Jan 07 06:23 WIB 

Oleh Nura Maya Sari 

Terus terang saya pernah merasakan kesedihan yang cukup mendalam karena kehilangan orang tercinta. Terlebih saat itu saya masih sangat butuh bimbingan seorang ibu. Figur yang paling dekat bagi seorang anak perempuan. Beliau diambil oleh Sang Khalik setelah bertahun-tahun sakit keras. 

Saat itu, memang saya sedikit kurang mengerti “Kejadian ini mengapa dengan segera menimpa saya? Ini sungguhkah?”. Tapi saya selalu teringat pesan ibu saya bahwa “Allah Pemilik semuanya, kamu, Mamah, Bapakmu, Mas-mas dan Mbakmu bahkan seluruh yang ada di dunia ini. Jadi, ibaratnya titipan, kita harus legowo kalau yang punya sudah memintanya kembali”. Jadi, satu hal yang membesarkan hati saya, bisa jadi ibu saya lebih dicintai Allah SWT sehingga dengan segera diambil, tidak terlalu lama dititipkan. 

Read the rest of this entry »

Jangan Ragu dengan Rezeki Allah

26 Sep 06 07:13 WIB 

Oleh Sus Woyo 

Saya mau pergi ke rumah orang tua saya. Waktu itu, anak saya yang masih berumur lima tahun dan menjelang sekolah TK itu menangis ingin ikut. Awalnya saya tidak berencana untuk membawa dia, namun karena tangisnya tidak mau berhenti, akhirnya saya ajak juga. 

Sebelum berangkat, dia saya beri janji. Agar selama perjalanan nanti jangan jajan. Sebab saya sedang tidak punya uang. Saya hanya ada uang untuk ongkos berangkat ke rumah orang tua saya saja. Selebihnya saya tidak punya apa-apa. 

Read the rest of this entry »