Ikhtila’ (Menyendiri) di Gua Hira
Oleh : Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan Al-Buthy
Mendekati usia empat puluh tahun, mulailah tumbuh pada diri Nabi saw kecendrungan untuk melakukan ‘uzlah. Allah menumbuhkan pada dirinya rasa senang untuk melakukan ikhtila’ (menyendiri) di Gua Hira’ (Hira’ adalah nama sebuah gunung yang terletak di sebelah barat laut kota Mekkah). Ia menyendiri dan beribadah di gua tersebut selama beberapa malam. Kadang sampai sepuluh malam, dan kadang lebih dari itu, sampai satu bulan. Kemudian beliau kembali ke rumah sejenak hanya untuk mengambil bekal baru untuk melanjutkan ikhtila’-nya di gua Hira’. Demikianlah Nabi saw terus melakukannya sampai turun kepadanya wahyu ketika beliau sedang ‘uzlah.
