Pernikahan
Sunday, August 19th, 2007
Untuk judul ini, silahkan klik di sini
Sunday, August 19th, 2007
Tiga Tahun Dakwah Secara Sembunyi-sembunyi
Sebagaimana yang sudah diketahui, Makkah merupakan sentral agama Bangsa Arab. Di sana ada peribadatan terhadap Ka’bah dan penyembahan terhadap berhala dan patung-patung yang disucikan seluruh Bangsa Arab. Cita-cita untuk memperbaiki keadaan mereka tentu bertambah sulit dan berat jika orang yang hendak mengadakan perbaikan jauh dari lingkungan mereka. Hal ini membutuhkan kemauan keras yang tidak dapat diguncang musibah dan kesulitan. Maka dalam menghadapi kondisi seperti ini, tindakan yang paling bijaksana adalah memulai dakwah dengan sembunyi-sembunyi, agar penduduk Makkah tidak kaget karena tiba-tiba menghadapi sesuatu yang menggusarkan mereka.
Sunday, August 19th, 2007
Anjuran Berobat dengan ‘Ud Hindi atau Qusthul Bahri
Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Berobatlah dengan ‘ud hindi, karena di dalamnya terdapat tujuh kesembuhan, dimasukkan melalui hidung untuk ‘udzroh (amandel) dan dimasukkan melalui mulut untuk dzâtul janbi.â€390)
Ia bersabda : “Sesungguhnya, pengobatan paling ideal yang kalian gunakan adalah bekam dan qusthul bahri.†Beliau juga bersabda, ‘Jangan menyiksa anak kalian dengan ghomz karena amandel, hendaklah kalian menggunakan qusthul bahri.â€391)
Sunday, August 19th, 2007
Oleh : Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah
Â
Termuat di dalam Ash-Shahain, dari nafi’, dari ‘Umar, bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam berkata : â€Sesungguhnya demam atau demam yang sangat adalah sebagian dari aroma neraka jahannam; maka dinginkanlah ia dengan airâ€.
Hadits ini menimbulkan banyak masalah bagi dokter yang bodoh, yang memandangnya sabagai peniadaan pengobatan bagi penyakit demam dan pencegahannya. Kami akan menjelaskan -dengan daya dan kekuatan Allah- segi dan maknanya. Maka kami katakan: Seruan Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam ada dua macam: yang umum bagi penduduk bumi dan yang khusus bagi sebagian mereka. Yang pertama misalnya seruan baliau pada umumnya. Dan yang kedua seperti ucapan beliau:â€Janganlah kamu menghadap kiblat dengan tahi dan air kencing. Dan jangan pula kamu membelakanginya; akan tetapi menghadaplahh ke timur atau ke baratâ€.
Sunday, August 19th, 2007
Oleh : Bahron Anshori
Istri yang shalehah adalah yang mampu menghadirkan kebahagiaan di depan mata suaminya, walau hanya sekadar dengan pandangan mata kepadanya. Seorang istri diharapkan bisa menggali apa saja yang bisa menyempurnakan penampilannya, memperindah keadaannya di depan suami tercinta. Dengan demikian, suami akan merasa tenteram bila ada bersamanya.
Â
Mendapatkan istri shalehah adalah idaman setiap lelaki. Karena memiliki istri yang shalehah lebih baik dari dunia beserta isinya. ”Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri shalehah.” (HR Muslim dan Ibnu Majah).
Sunday, August 19th, 2007
Oleh : Nurul Fathimah Az-Zahra
Â
”Tidaklah ada seorang anak kecuali ia dilahirkan di atas fitrah. Lalu, kedua orang tuanyalah yang menjadikan anak itu (menjadi) Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR Bukhari dan Muslim).
Â
Anak pada dasarnya merupakan titipan dari Allah kepada para orang tua. Sebagai barang titipan, tentu saja orang tua berkewajiban menjaga, memelihara, dan merawat barang titipan itu sesuai dengan kehendak dan peraturan ‘Sang Penitip’-nya.
Sunday, August 19th, 2007
Tak ada yang berhijrah Seperti Dia
Setelah memastikan tempat persembuyian hartanya tak dapat dijangkau oleh orang – orang quraisy, Shuhaib berkemas – kemas untuk mengadakan perjalanan jauh. Menemui manusia terkasih yang telah lebih dahulu meninggalkan bumi Mekkah ke tanah harapan, Yatsrib. Dipenuhinya wadah anak panahnya dengan anak panah terbaik. Disiapkannya juga pedangnya. Itu semua sebagai jaga- jaga kalau di jalan terjadi apa – apa.
Sunday, August 19th, 2007
Hampir semua sahabat Nabi memiliki keunikan sendiri-sendiri. Bersinergi dan berpadunya kompetensi yang unik tersebut menjadikan barisan Rasululah dan sahabat menjadi barisan yang kuat, kokoh dan maju.
Softness (Kelembutan)
Keunikan Utsman bin Affan terletak pada kelembutan dan sifat pemalunya. Beliau adalah sahabat yang sangat lembut dan pemalu. Meskipun, tentu saja dapat bersikap garang. Karena beliau juga mengikuti hampir seluruh peperangan bersama Nabi. Kecuali perang Badar, karena ia sedang merawat istrinya, Ruqayyah yang sedang sakit.
Sunday, August 19th, 2007
”Kemudian setelah itu hati kalian mengeras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal, di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai darinya, di antaranya lagi ada yang terbelah lalu keluarlah mata air darinya, dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah. Allah sama sekali tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Baqarah [2]: 74).
Sunday, August 19th, 2007
KotaSantri.com : Perasaan cinta adalah fitrah manusia. Tak heran apabila sepanjang hidupnya manusia tidak bisa terlepas dari perkara tersebut. Cinta adalah warna dunia. Dan cinta yang tulus, murni terlahir dari dasar hati yang paling dalam, bukan niscaya bisa menyelamatkan manusia dari jilatan api neraka.
Cinta yang tulus dan hakiki berlandaskan cinta kepada Allah. Dari Anas RA, bahwasannya Rasulullah SAW pernah bersabda, “Ada tiga perkara yang barangsiapa dalam dirinya terdapat ketiga perkara itu, dia pasti merasakan manisnya iman, yaitu Allah dan RasulNya lebih dicintainya daripada yang lain; mencintai seseorang tidak lain hanya karena Allah; dan enggan kembali pada kekafiran setelah diselamatkan Allah, sebagaimana dia tidak ingin kalau tubuhnya dicampakkan ke dalam kobaran api.” (HR. Bukhari dan Muslim).