<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>tauziyah.com</title>
	<atom:link href="http://tauziyah.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tauziyah.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Wed, 28 May 2008 03:17:58 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Ilmu Bumi (Geologi) II</title>
		<link>http://tauziyah.com/2008/04/30/ilmu-bumi-geologi-ii/</link>
		<comments>http://tauziyah.com/2008/04/30/ilmu-bumi-geologi-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 08:04:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icha</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tadabbur Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tauziyah.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Rahima
Maka mukjizat ilmiyah Al Qur&#8217;an merupakan suatu metode dakwah yang paling mujarab di abad sains dan teknologi ini, yaitu zaman yang tak ada lagi wahyu dari langit selain Al Qur&#8217;an. Sementara kitab-kitab samawi lainnya yang diturunkan sebelumnya telah mengalami erosi dan kehilangan esensi. Baik itu hilang sama sekali, atau hilang dasar-dasar ajaran originalnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Rahima</p>
<p>Maka mukjizat ilmiyah Al Qur&#8217;an merupakan suatu metode dakwah yang paling mujarab di abad sains dan teknologi ini, yaitu zaman yang tak ada lagi wahyu dari langit selain Al Qur&#8217;an. Sementara kitab-kitab samawi lainnya yang diturunkan sebelumnya telah mengalami erosi dan kehilangan esensi. Baik itu hilang sama sekali, atau hilang dasar-dasar ajaran originalnya dengan bahasa bukan bahasa ketika diturunkan. Karena kitab-kitab lain selain Al Qur&#8217;an telah mengalami perubahan dan penyelewengan yang menyebabkannya keluar dari bingkai rabbani, meskipun kita meyakini bahwa asal usulnya adalah samawi dan kita mengakui kebenaran asal usul tersebut.</p>
<p><span id="more-222"></span>Rasulullah bersabda &#8220;Tatkala Allah menciptakan bumi, ia bergoyang dan menyentak, lalu Allah menstabilkannya dengan gunung&#8221; ( H.R Ahmad )</p>
<p>Nabi yang buta huruf ini hidup antara tahun 570 hingga 632, pada saat tak seorangpun, baik sebelum beliau SAW, ataupun 12 abad setelahnya, mengetahui apapun gerakan horizontal lithosfer bumi, peranan gunung sebagai stabilisator baginya. Rasulullah sudah menyampaikannya pada kita ummat manusia.</p>
<p>Dan telah kami jadikan dibumi ini gunung-gunung yang kokoh, supaya bumi itu tidak guncang bersama mereka, dan telah kami jadikan pula dibumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk. Dan kami jadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda kekuasaan Allah yang terdapat padanya. &#8220;Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan, dan malam mendahului siang.&#8221; ( Q.S Yasin 40 )</p>
<p>&#8220;dan kamu lihat gunung-gunung itu , kamu sangka ia tetap pada tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan, begitulah perbuatan Allah yang membuat kokoh tiap-tiap sesuatu.&#8221; ( Q.S Al Naml : 88 )</p>
<p>Guna membahas pentingnya pemikiran ilmu geologi, atau persepsi dari Al Qur&#8217;an dan Hadist, adalah penting untuk memberikan informasi latar belakang yang menggambarkan dimana geologi sekarang dan bagaimana sampai ke kondisi sekarang.</p>
<p>Ilmu geologi sebagai ilmu pengetahuan dimulai kurang dari 200 tahun yang lalu. Meskipun adanya berbagai persepsi geologis yang bisa ditelusuri kembali ke Aristoteles lebih dari 2000 tahun yang lalu.</p>
<p>Pengumpulan dan Analisis dari data Geologis. Dalam dua abad setelah penelitian para pakar geologis dapat ditemukan bahwa dari hasil tanaman, kerang, tulang yang tetap ditemukan dalam batuan di akui sebagai catatan masa lalu.</p>
<p>(Salah satu contoh kecil, ilmu di bidang ini akan dapat menduga berapa umur suatu pohon, dilihat dari daun dan batang, atau kayunya, kapan terjadi musim panas, dan kapan terjadi musim dingin, hanya dilihat dari serat-serat pohon tersebut, ini saya dengar sendiri dari paman saya yang kebetulan bergerak di bidang kehutanan dan pertanian ini).</p>
<p>Cobalah kita lihat serat-serat dari suatu pohon. Ambil pohon yang umurnya lama, atau pendek, dan ukurannya tebal, atau tipis, akan terlihat jelas oleh kita serat-serat kayu tersebut. (untuk keterangan lebih lanjut mengenai umur suatu tanaman ini, silahkan yang berkompoten yang membicarakannya).</p>
<p>Menjelang tahun 1800 diakui lebih lanjut bahwa catatan kehidupan yang ditemukan dalam batuan berbeda dengan sekarang yang ditemukan, dan semakin jauh dalam waktu (yakni lapisan bawah sekali dalam urutan lapisan batuan), semakin beda catatan fosil, yang berbeda di temukan dalam batuan.</p>
<p>Penelitian untuk menentukan urutan ini dicapai dengan mengintegrasikan informasi dari urutan parsial batuan dari seluruh dunia. Penelitian ini banyak membuat sibuk para ilmuwan diabad ke–19, dan secara ilmiyah sama menariknya, dengan program ruang angkasa di zaman sekarang.</p>
<p>Kemajuan teknologi peralatan canggih yang diperlukan untuk memperoleh umur batuan, terutama sangat berkembang sejak tahun 1940 an. Apa yang dikatakan hadist mengenai semua ini? beberapa ayat dari berbagai bagian Al Qur&#8217;an dan Hadist mempunyai implikasi yang menarik. Allah berfirman : &#8220;katakanlah wahai Muhammad berjalanlah di atas bumi dan lihatlah bagaimana Allah memulai penciptaannya.</p>
<p>Pernyataan ini memerintahkan kita untuk melakukan hal-hal berikut :</p>
<p>1) Mengadakan perjalanan dimuka bumi.</p>
<p>2) Melakukan observasi (lihat-lihat), selama perjalanan itu.</p>
<p>3) Menuliskan pengamatan ini, menganalisis dan memahaminya, serta melihat bagaimana mulai penciptaan.</p>
<p>Informasi dari Al Qur&#8217;an menunjukkan rincian baik mengenai struktur bumi maupun mengenai gerakan lempeng kontinen. Dalam satu ayat, Al Qur&#8217;an menyatakan &#8220;Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap&#8221; ( Q.S 2: 22 ).</p>
<p>Hal-hal berikut yang ditunjukkan oleh ayat ini :</p>
<p>1) lapisan atas bumi, atau kerak bumi, sama dengan suatu hamparan pelindung.</p>
<p>2) Lapisan atas bumi adalah relative tipis terhadap bagian dalam, dan sekarang diketahui bahwa ketebalan relative sama dengan kulit apel dibandingkan dengan<br />
keseluruhan apel.</p>
<p>3) Sama seperti hamparan yang melindungi kekerasan dan bahaya dibawahnya, demikian pula kerak bumi yang melindungi kehidupan dari panas didalam bumi.</p>
<p>Ayat lain dalam Al Qur&#8217;an menyatakan :</p>
<p>&#8220;dan dia menancapkan gunung-gunung dibumi,supaya bumi ini tidak goncang bersama kamu. Dan dia menciptakan sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk&#8221; (Q.S 16 : 15)</p>
<p>Ayat-ayat ini menunjukkan hal-hal berikut :</p>
<p>1) Benua dibumi terhampar dan diciptakan dizaman purba, sama seperti dihamparkan, atau ditarik.</p>
<p>2) Terdapat gerakan terus-menerus benua-benua.</p>
<p>3) Pembentukan gunung dikaitkan dengan gerakan ini.</p>
<p>4) Gunung distabilkan dengan turun kelapisan astenosfer.</p>
<p>5) Bahan plastis (lentur) terdapat dibawah kerak bumi, karena ia menjadi tidak stabil, tanpa efek menurun ( sinking effect ).</p>
<p>Jadi, ayat-ayat ini memberikan indikasi yang jelas mengenai struktur bumi dan gerakan lempeng tektonik. Kerak bumi dan karakteristik strukturalnya tidak dipelajari secara rinci sampai abad ke 19. Ahli-ahli geologi tidak mempunyai teori yang komfrehensip untuk menjelaskan proses ini, mengaitkannya dengan gerakan kontinen sampai paro terakhir abad kedua puluh.</p>
<p>Sekarang kita terangsang untuk merenungkan sebuah hadist dalam shahih Muslim yang menyatakan, sebagai salah satu datangnya Hari perhitungan sebagai berikut : &#8220;Hari perhitungan tidak akan datang sebelum daerah Arab kembali menjadi subur, hijau dengan sungai-sungai&#8221;.</p>
<p>Hadist ini mengacu pada iklim masa lalu, dan masa yang akan datang, dari bukti geologis bahwa daerah ini pernah hijau dan akan menjadi hijau lagi dalam waktu kurang dari satu abad. Mengenai hal ini, Mesir sudah jelas dulunya adalah tanah pertanian, terbukti dengan adanya kisah nabi Yusuf yang menjadi Menteri keuangan di dalam mengatur pertanian, kala orang-orang palestina datang meminta bahan-bahan primer untuk dimakan.</p>
<p>Begitupun selama bertahun- tahun masa panen, dan masa paceklik (tempat penyimpanan itu masih ada sampai sekarang, adanya di Luxor, sementara Kincir nabi Yusuf, mungkin kincir pertama di dunia kali, hanya sayangnya negeri Kincir justru terkenal dari Negara Belanda(?). Kincir nabi Yusuf masih ada, dan memiliki bunyi khusus.</p>
<p>Dan bila dihubungkan dengan masa-masa saat ini, Mesir bukanlah seluruhnya tanah padang pasir yang tandus lagi, tapi sudah banyak kehijauan di sebagian daerah, begitupun sungai-sungai Nil, yang di buat bendungan-bendungan baru, serta aliran-aliran baru di daerah perpasiran, sehingga jadilah padang pasir tersebut menjadi tanah pertanian. Wallaua&#8217;lam masa yad.</p>
<p>Tak kalah juga, kalau tidak salah,dua tahun yang lampau di jajirah Arab, sudah ada gundukan es, salju. Ini pertanda, suatu saat kelak, Hadist Rasulullah benar-benar terbukti, bahwa jazirah Arab akan kembali menjadi subur kembali.</p>
<p>Lantas kenapa dulunya tanah Arab, subur, menjadi kering begitu?. Ini pembahasan di bidang lain, yang menyangkut zaman Es. Disana disebutkan bagaimana rotasi tersebut.</p>
<p>Wassalam.( Cairo 1 oktober 03.Rahima )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tauziyah.com/2008/04/30/ilmu-bumi-geologi-ii/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ilmu Bumi (Geologi) I</title>
		<link>http://tauziyah.com/2008/04/30/ilmu-bumi-geologi-i/</link>
		<comments>http://tauziyah.com/2008/04/30/ilmu-bumi-geologi-i/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 07:59:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icha</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tadabbur Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tauziyah.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Rahima
Allah SWT berfirman di dalam kitabNya yang maha mulia : Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu,keduanya dahulu adalah satu kesatuan yang terpadu.Kemudian kami pisahkan antara keduanya.Dan daripada air kami jadikan segala sesuatu yang hidup,maka mengapakah mereka tiada juga beriman? ( Al Anbiya 3 )
Muhammad Kamil Abd As [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Rahima</p>
<p>Allah SWT berfirman di dalam kitabNya yang maha mulia : Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu,keduanya dahulu adalah satu kesatuan yang terpadu.Kemudian kami pisahkan antara keduanya.Dan daripada air kami jadikan segala sesuatu yang hidup,maka mengapakah mereka tiada juga beriman? ( Al Anbiya 3 )</p>
<p><span id="more-221"></span>Muhammad Kamil Abd As Shamad dalam bukunya &#8221; Al I&#8217;jaz &#8216;Ilmi fi l Qur&#8217;an &#8221; halaman 77-78 mengatakan bahwa : Ilmu moderen pada abad terakhir telah menemukan bahwa,bumi dan langit-langit merupakan satu kesatuan,yang pada akhirnya terbelah .</p>
<p>Kemudian masing-masing dari unsur keduanya berasal dari awan-awan ( asap ),yang semakin lama semakin menebal dan membentuk suatu benda ( tak obahnya penciptaan manusia yang berasal hanya dari setetes air mani,kemudian menjadi benda yang keras dan bergerak ).</p>
<p>Kedua unsur ini sudah dibuktikan bahwa zat-zat yang ada di bumi dan matahari satu. Yaitu berupa gas yang terapung. Hal ini dilukiskan dan dibadaikan oleh Allah SWT dalam firmanNya &#8220;Kemudian dia menuju kepada penciptaan langit, dan langit itu masih merupakan asap, lalu Allah berkata kepadanya dan kepada bumi, datanglah kamu keduanya menurut perintahku, dengan suka hati, atau terpaksa, keduanya menjawab, kami datang dengan suka hati.” ( Q.S Al Fushilat 11 ).</p>
<p><strong>BENTUK BUMI </strong></p>
<p>Sesuai dengan firman Allah SWT dalam kitabNya yang mulia : “Dan bumi setelah itu dijadikannya terhampar (seperti bulat telur ).” ( Q.S An Naazi&#8217;aat 30 ).</p>
<p>Kamus bahasa Arab memberikan arti kata &#8220;Dahaha&#8221; yaitu menjadikannya seperti &#8220;Ad Dahiyah”, yakni Bulat telor. Dan yang menguatkan lagi firman Allah bahwa bentuk bumi ini bulat adalah firmanNya sebagai berikut : &#8220;Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari, dan memelihara kedua tempat terbenamnya.” (Q.S Ar Rahman 17 )</p>
<p>Andaikan saja, bentuk bumi ini terbentang luas dan terhampar merata, tentu tempat terbit dan terbenamnya matahari satu. Dan cahaya matahari pasti menyinari seluruh isi jagad alam raya ini sekaligus, berarti tidak ada malam, karena diterangi oleh matahari, tanpa ada dinding pembatasnya.</p>
<p>Salah satu contoh saja, cobalah kita pinjam dulu bola kaki dunia itu, atau bola apa saja, kemudian kita kasih senter, maka bila kita mensenternya ( memberikan cahaya), pada bagian atas, maka bagian bawahnya gelap. Atau kita sinari bagian Barat, maka bagian Timurnya akan gelap, begitu juga sebaliknya. Karena bagian bawah, atau Timur terhalang mendapat sinaran tersebut. Ini pertanda bahwa bumi itu bulat,dan tidak datar begitu saja. Dan ini juga sesuai dengan firman Allah SWT</p>
<p>&#8220;Dan dialah yang menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan, masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edar nya. Dia Allahlah yang menutupkan malam atas siang dan siang atas malam, dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang telah ditentukan.&#8221; (Q.S Al Anbiyaa). &#8220;Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan, dan malam mendahului siang.&#8221; ( Q.S Yasin 40 ).</p>
<p><strong>ISYARAT-ISYARAT ALQUR&#8217;AN TENTANG GEOLOGI</strong></p>
<p>Zaglul Raghib Muhammad Al Najjar, (mukjizat Al Qur&#8217;an) dalam keterangannya mengenai ilmu geologi ini menyatakan : ”Dalam berbagai ayat, Al Qur&#8217;an banyak memberikan indikasi tentang jagad raya dengan segala bagian-bagiannya ( langit, bumi, segala benda mati dan hidup yang ada, serta berbagai fenomena jagat raya lainnya yang muldimensional ).”</p>
<p>Isyarat-isyarat itu menunjukkan bukti (istidlal) atas kekuasaan Allah yang tidak terbatas, ilmu dan hikmah yang maha sempurna dalam menciptakan jagad raya ini. Ini semua sebagai hujjah ( argumentasi ) terhadap orang-orang kafir, musyrik dan kaum skeptis, dan sekaligus mengukuhkan hakikat uluhiyah Allah, Rabb alam semesta. Jika kaum Muslimin memanfaatkan hal keilmuan dari Allah ini, niscaya mereka akan menjadi pelopor dalam setiap penemuan ilmiyah. Sekurang-kurangnya terdapat 49 ayat kauniyah di dalam Al Qur&#8217;an yang membicarakan bumi.</p>
<p>Antara lain yang membicarakan tentang lapis luar bumi dimana kita hidup diatasnya. Ayat-ayat yang mengandung sejumlah fakta ilmiyah geologi dapat diklasifikasikan dalam kompilasi-kompilasi berikut :</p>
<p>1) Ayat yang menyuruh manusia supaya berjalan dimuka bumi dan meneliti cara awal penciptaan, yang merupakan suatu metodologi ilmiyah dalam kajian geologi.</p>
<p>2) Ayat-ayat yang menunjukkan gerak dan asal usul bumi. Antara lain penyifatan bola bumi dan peredarannya, ayat–ayat yang menegaskan tentang posisi planet-planet hakekat ekspansi jagat raya permulaan alam yang dimulai dengan satu partikel (satu padu), kemudian partikel pertama yang meledak (tahap pemisahan), permulaan langit dan tahap penciptaannya, yang pertama dalam kabut tipis (tahap nabula) tersebarnya benda antara langit dan bumi (benda antara planet-planet), dan keselarasan seluruh yang ada di langit dan dibumi.</p>
<p>3) Ayat yang menetapkan bahwa setiap besi yang ada di planet bumi ini, telah diturunkan dari langit.</p>
<p>4) Ayat yang menetapkan bahwa bumi mempunyai tumbuh-tumbuhan, dan ini merupakan suatu sifat fundamental planet bumi yang kita huni ini.</p>
<p>5) Ayat-ayat Al Qur&#8217;an yang berbicara tentang berbagai fenomena laut yang sangat urgen. Seperti gelapnya lautan dan samudra (peranan gelombang yang bersifat intern dan ekstern dalam pembentukannya). Pertemuan air laut air tawar dengan air asin.</p>
<p>6) Ayat-ayat yang berbicara tentang gunung. Antara lain ada yang mensifatinya sebagai &#8220;Pasak , tiang bumi&#8221;.</p>
<p>7) Ayat yang mengisyaratkan tentang proses pertumbuhan kulit bumi yang yang terdiri dari air dan udara. Itu terjadi dengan dikeluarkannya bagian-bagian kedua aspek tersebut dari perut bumi atau ayat-ayat yang mensifati tabi&#8217;at retroactive protective, bagi kulit bumi yang bersifat gas.</p>
<p> <img src='http://tauziyah.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> Ayat-ayat yang mengisyaratkan tentang lembutnya kulit bumi yang membatu, rata gelombang permukaannya, terpecah lembah dan anak sungainya serta semakin berkurangnya ujung-ujung bumi.</p>
<p>9) Ayat yang menjelaskan tentang mengendapnya air hujan didalam bumi,dan mengisyaratkan adanya semacam selokan (kolam) air disekitar bumi dan bebatuannya.</p>
<p>10) Dan lain-lainnya. Fakta ilmiyah ini, tak pernah dikenal oeh manusia sebelum abad ini, justru banyak fakta-fakta ilmiyah itu yang belum dicapai oleh manusia kecuali pada beberapa dawarsa terakhir ini, setelah adanya upaya-upaya brilliant dan analisis mendalam tentang sejumlah besar observasi dan eksprimen-eksprimen ilmiyah dalam berbagai aspek yang ditangkap dari fenomena jagad raya.</p>
<p>Sesungguhnya keterdahuluan Al Qur&#8217;an dalam mengisyaratkan fakta-fakta ilmiyah tersebut dengan ungkapan yang sangat teliti, baik dari segi llmiyahnya, ataupun bahasanya, serta cakupan dan totalitasnya. Inilah ia mukjizat ilmiyah Al Qur&#8217;anulkarim.</p>
<p>Al Qur&#8217;an tetap terpelihara kata perkata, kalimat perkalimat, karena Allah akan memeliharanya &#8220;Inna nahnu nazzalnaa Ad Dzikra, wainnaa lahuu lahaafidzuun&#8221; (Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al Qur&#8217;an itu, maka kami juga yang akan memeliharanya.)</p>
<p>(Rahima, Cairo 1 Oktober 2003)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tauziyah.com/2008/04/30/ilmu-bumi-geologi-i/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aisyah Bhutta (d/h Debbie Rogers) Islamkan Orangtua dan 30 Temannya</title>
		<link>http://tauziyah.com/2008/04/30/aisyah-bhutta-dh-debbie-rogers-islamkan-orangtua-dan-30-temannya/</link>
		<comments>http://tauziyah.com/2008/04/30/aisyah-bhutta-dh-debbie-rogers-islamkan-orangtua-dan-30-temannya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 07:40:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icha</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kisah Muallaf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tauziyah.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Aisyah Bhutta (34), dulu, ia bernama Debbie Rogers. Kini hidup tenteram dan bahagia setelah memeluk Islam. Di apartemennya yang terletak di Cowcaddens, Glasgow, ia melewati hari-hari dengan amalan Islam. Rumahnya pun telah dihiasi dengan nuansa Islam. Di dinding tergantung kaligrafi Al-Quran. Ada juga poster bergambar kota suci Mekkah. Lalu jam yang disetel khusus dengan suara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aisyah Bhutta (34), dulu, ia bernama Debbie Rogers. Kini hidup tenteram dan bahagia setelah memeluk Islam. Di apartemennya yang terletak di Cowcaddens, Glasgow, ia melewati hari-hari dengan amalan Islam. Rumahnya pun telah dihiasi dengan nuansa Islam. Di dinding tergantung kaligrafi Al-Quran. Ada juga poster bergambar kota suci Mekkah. Lalu jam yang disetel khusus dengan suara azan yang senantiasa mengingatkan Aisyah dan keluarganya tiap masuk waktu shalat. Wajahnya kini terbungkus rapi oleh jilbab yang makin menunjukkan kesalehannya. Dia sangat gigih dalam berdakwah. Tidak saja untuk keluarganya dan kerabat bahkan tetangga-tetangga juga tak luput dari dakwahnya. Alhasil, dia dapat mengislamkan orangtua, kerabat dan 30 temannya. Berikut kisahnya seperti dilansir dari Islamweb.com.</p>
<p><span id="more-220"></span>Bagi seorang gadis Kristen taat seperti Debbie Rogers, masuk Islam lalu menikah dengan pria Muslim, adalah suatu hal yang luar biasa. Tak hanya itu, ia juga telah mengislamkan kedua orantuanya, beberapa orang saudaranya. Dan yang menakjubkan ia telah mengajak sedikitnya 30 orang teman dan tetangganya masuk Islam!</p>
<p>Debbie Rogers dulunya berasal dari keluarga Kristen yang taat. Mereka aktif dalam aneka kegiatan gereja. Kala remaja lainnya asyik dengan idola mereka, misalnya mengoleksi poster penyanyi kesayangan mereka, katakanlah seperti penyanyi terkenal George Michael atau asyik dengan hura-hura sepanjang malam. Maka Debbie Rogers justru sebaliknya. Di dinding kamarnya penuh dengan poster Yesus. Musiknya adalah musik bernuansa rohani, bernada puji-pujian bagi Yesus. Itulah aktifitasnya sebelum kenal Islam.</p>
<p>Tapi akhirnya dia &#8220;lelah&#8221; sendiri. Ia merasa tak mendapatkan apa-apa dari apa yang dipelajarinya. Bahkan banyak sekali daftar pertanyaan tentang paham Kristen yang tak berjawab. Debbie Rogers kemudian berkenalan dengan seorang pria keturunan Pakistan, Muhammad Bhutta namanya. Pria yang mengenalkan Islam padanya dan dikemudian hari menjadi suaminya. Tapi jangan dikira ia masuk Islam gara-gara jatuh cinta dengan Muhammad.</p>
<p><strong>Terkesan dengan shalat</strong></p>
<p>&#8220;Waktu itu saya masih kecil. Baru berumur 10 tahun. Kebetulan keluarga kami punya toko dan Muhammad adalah salah satu pelanggan tetapnya. Saya sering mengintip Muhammad kala shalat di belakang toko kami.</p>
<p>&#8220;Dari wajahnya saya melihat pancaran kedamaian. Tampaknya dia sangat ikhlas dan menikmati shalatnya. Kala saya tanya, dia bilang dia orang Islam. Apa itu Islam?&#8221; tanya Aisyah kecil heran.</p>
<p>Berselang beberapa lama, dengan bantuan Muhammad, Aisyah cilik mulai mendalami Islam lebih jauh. Sekitar lima tahunan ia pelajari kitab suci tersebut dan menariknya dia telah mampu membaca seluruh isi Al-Quran dengan bahasa Arab.</p>
<p>&#8220;Semua saya baca. Sungguh sangat menarik sekali. Serasa menancap di hati,&#8221; kenangnya.</p>
<p>Alhasil, di usianya yang ke-16 Debbie Rogers pun mengucap dua kalimah syahadat. &#8220;Ketika saya mengucapkan kalimah itu, serasa seperti baru melepaskan beban berat yang lepas dari pundak saya. Luar biasa. Saya merasa seperti seorang bayi yang baru dilahirkan,&#8221; ujarnya. Ia lantas mengganti namanya, Debbie Rogers menjadi Aisyah.</p>
<p>Meskipun Aisyah sudah memeluk Islam, namun bakal calon mertuanya –ayah kandung Muhammad&#8211; tidak setuju putranya menikah dengan wanita Barat. Orangtua Muhammad masih berpikiran tradisional yang menganggap perempuan Barat sulit menerima Islam. Dan, menurut mereka, malah nanti Muhammad yang dibawa ke jalan yang tidak benar. Mereka takut nanti nama keluarga menjadi jelek di mata masyarakat Islam. Namun tekad Muhammad sudah bulat. Iman Aisyah harus diselamatkan.</p>
<p>Muhammad melaksanakan pernikahan di mesjid setempat. Bahkan pakaian nikah yang dikenakan Aisyah dijahit sendiri oleh ibu kandung Muhammad dan saudaranya yang menyelinap secara sembunyi-sembunyi. Sebab bapaknya menolak menghadiri acara sakral dalam hidup anaknya itu. Halnya Michael dan Marjory Rogers, orangtua Aisyah, turut hadir di pernikahan anaknya. Mereka mengaku terkesan dengan baju nikah Aisyah.</p>
<p>Hubungan hambar dengan bapaknya akhirnya mencair. Ceritanya, nenek Muhammad datang khusus dari Pakistan untuk menjenguk cucunya yang baru menikah. Bagi neneknya, pernikahan dengan perempuan Barat juga masih tabu. Namun, semuanya berubah tatkala nenek Muhammad berjumpa dengan Aisyah. Dia sangat takjub dengan perempuan Skotlandia itu yang sudah mampu membaca Al-Quran dan menariknya lagi Aisyah bisa bercakap dalam bahasa Punjab. Perlahan Aisyah telah jadi bagian dari keluarga besar Muhammad.</p>
<p><strong>Islamkan orangtua</strong></p>
<p>Enam tahun kemudian, Aisyah mulai menjalankan misi sulit, yakni mengislamkan kedua orangtua dan anggota keluarganya. Aisyah dan suaminya menceritakan apa itu Islam. Aisyah sendiri kini telah berubah banyak dan hal itu tentu bagian dari dakwah kepada kedua orangtuanya. Misalnya kini dia jadi anak yang sopan, tidak suka membantah kata-kata orangtuanya seperti dulu. Kesan perubahan sikap dan tingkah laku sang anak rupanya merasuk ke hati sang ibu. Tak lama, ibunya memeluk Islam dan berganti nama menjadi Sumayyah.</p>
<p>&#8220;Bahkan ibu kini sudah mengenakan jilbab. Ibu shalat tepat waktu. Kini tak ada yang menarik baginya kecuali senantiasa berhubungan dengan Allah,&#8221; tutur Aisyah bangga. Akan halnya dengan ayah Aisyah, ternyata sangat sulit untuk diajak. Ibu Aisyah turut membantu mengenalkan sang ayah kepada Islam. &#8220;Ibu dan saya sering berdiskusi tentang Islam. Nah satu hari kami duduk-duduk di dapur. Lalu ayah berkata, &#8220;Kalimat apa yang kalian ucapkan ketika masuk Islam? Spontan saya dan ibu melompat ke atasnya,&#8221; cerita Aisyah sumringah. Ayah pun memeluk Islam.</p>
<p>Lalu, tiga tahun kemudian, abang kandung Aisyah juga mengucap dua kalimah syahadah. Uniknya sang abang memeluk Islam melalui telepon karena ia tinggal agak jauh. Aisyah makin bersemangat tatkala melihat istri abangnya, diikuti oleh anak-anaknya juga memeluk Islam. Bahkan keponakan istri si abang juga masuk Islam. Bukan main bahagianya Aisyah.</p>
<p><strong>Membuka kelas Islam</strong></p>
<p>&#8220;Saya belum mau berhenti berdakwah. Keluarga sudah, lalu saya beralih kepada para tetangga di Cowcaddens. Kawasan ini perumahannya sangat padat, bahkan bisa dikatakan kumuh. Tiap hari Senin selama 13 tahun saya membuka kelas khusus tentang Islam bagi wanita-wanita Skotlandia yang ada di situ,&#8221; kisah Aisyah mengenang. Sejauh ini dia sudah berhasil mengislamkan tetangga sekitar 30 orang.</p>
<p>&#8220;Latar belakang mereka macam-macam. Trudy misalnya, dia seorang dosen di Universitas Glasgow. Trudy adalah seorang Katolik yang awalnya mengikuti kelas saya untuk mengumpulkan data penelitian yang sedang dikerjakannya. Namun setelah berjalan enam tahun Trudy memutuskan memeluk Islam. Menurutnya Kristen sulit diterima akal dan membingungkan, &#8221; sebut Aisyah. Trudy sendiri mengaku masuk Islam karena terkesan dengan kuliah Aisyah yang mudah diterima dan masuk akal.</p>
<p>Disamping siswa non-Muslim, kelas binaan Aisyah juga dipenuhi oleh gadis-gadis Islam yang telah terkena polusi pemikiran Barat. Menurut Aisyah, justru mereka yang patut diselamatkan. Aisyah pun fleksibel dalam kuliahnya. Dia menerima secara terbuka setiap pertanyaan dan mengajak peserta berdiskusi.</p>
<p>Suami Aisyah, Muhammad Bhutta (43), tampaknya tidak begitu tertarik untuk berdakwah di kalangan warga asli Skotlandia. Dia konsentrasi pada usaha restorannya. Fokus suami Aisyah adalah keluarga dan usaha. Suaminya yang bertugas memberikan ajaran Islam kepada kelima anaknya. Tumbuh dengan akhlak dan nuansa Islam, itulah obsesi Aisyah dan suaminya akan anak-anak mereka. Bahkan Safia, anaknya tertua yang berusia 14 tahun menjadi sebab masuk Islamnya seorang wanita tua.</p>
<p>Ceritanya, suatu hari Safia melihat seorang nenek di jalan, dia tergerak untuk membantu si nenek dengan membawakan belanjaannya. Sang nenek rupanya terkesan. Tak berapa lama si nenek pun ikut kelas Aisyah Bhutta, dan beberapa waktu kemudian akhirnya bersyahadat.</p>
<p>&#8220;Muhammad orangnya romatis,&#8221; ujar Aisyah tersipu. &#8220;Saya seakan telah mengenalnya selama berabad-abad. Jadi tak mungkin terpisahkan. Dia bukan hanya kawan dalam hidup di dunia ini, tapi yang lebih penting lagi semoga juga kawan di surga nanti dan selama-lamanya. Itulah hal terindah,&#8221; tutup Aisyah.</p>
<p>[Zulkarnain Jalil/www.hidayatul lah.com]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tauziyah.com/2008/04/30/aisyah-bhutta-dh-debbie-rogers-islamkan-orangtua-dan-30-temannya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gadis Amerika Memeluk Islam</title>
		<link>http://tauziyah.com/2008/04/30/gadis-amerika-memeluk-islam/</link>
		<comments>http://tauziyah.com/2008/04/30/gadis-amerika-memeluk-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 07:28:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icha</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kisah Muallaf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tauziyah.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Hajar adalah nama baru bagi YAMILA,  seorang gadis Amerika umur 28 tahun, mahasiswi MISSOURI UNIVERSITY, Columbia, jurusan ilmu sosial. Dua tahun yang lalu ia mulai mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh dan mendalami mengenai “apa hakikat Islam itu.” Masalah ini adalah masalah yang sulit yang belum pernah dijumpai di Amerika yang matrealistis itu. Setelah dua tahun mendalami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hajar adalah nama baru bagi YAMILA,  seorang gadis Amerika umur 28 tahun, mahasiswi MISSOURI UNIVERSITY, Columbia, jurusan ilmu sosial. Dua tahun yang lalu ia mulai mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh dan mendalami mengenai “apa hakikat Islam itu.” Masalah ini adalah masalah yang sulit yang belum pernah dijumpai di Amerika yang matrealistis itu. Setelah dua tahun mendalami Islam ia memproklamirkan dirinya memeluk agama Islam dan mengubah namanya YAMILA menjadi HAJAR. Ia mencintai nama itu karena ada hubungannya dengan Islam.</p>
<p><span id="more-219"></span>Hajar menceritakan pengalamannya demikian :<br />
“Sudah lama timbul pertanyaan dalam hati saya tentang alam ini, existensi dan kehidupan dalam alam ini. Untuk mendapatkan jawaban ini secara filosofis telah membuat saya menjadi kurus,” katanya. “karena saya sewaktu mempelajari kebudayaan Amerika tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan mengenai hal itu.”</p>
<p>Saya sebenarnya sudah pernah mendengar tentang agama Islam tetapi gambarannya belum jelas dalam hatiku, bahkan gambaran  yang saya dapati malah jelek. Saya menduga bahwa Islam adalah agama pemisah antara laki-laki dan perempuan dan berdiri di atas kebengisan dan kekerasan. Demikianlah saya belum juga mengerti tentang hakikat Islam. Setelah saya menekuninya barulah saya tahu tentang kesucian Islam dan mengerti bahwa ia adalah agama yang menentang kekuatan materialis. Dari sejak itulah saya lebih giat lagi mempelajarinya walaupun terasa sangat berat karena di sana tidak ada buku-buku berbahasa inggris yang menjelaskan Islam secara benar. Hal ini bukan penghalang bagi saya sebab saya memang sudah cinta kepada Islam dan saya yakin benar bahwa Islam adalah agama yang adil dan obyektif, yang memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk mempertanggung jawabkan perbuatan sendiri. Demikian terus-menerus saya fahami dan bertambah sadar yang akhirnya atas petunjuk Allah saya memeluk agama Islam.”</p>
<p>HAJAR berda’wah kepada Islam :<br />
Setelah hajar memeluk Islam ia bekerja sungguh-sungguh untuk menyebarkan Islam karena ia sadar bahwa tugasnya sekarang adalah berjuang membela dan menegakkan Islam serta menyampaikan da’wah Islamiyah kepada orang-orang Amerika. Mereka menjadi bodoh tentang Islam karena ulah musuh-musuh Islam yang dengki yang memberikan gambaran jelek tentang Islam.</p>
<p>Islam sungguh telah mengubah keadaan Hajar secara total. Kalau dulu sebelum Islam ia hidup seperti gadis-gadis Amerika lain, bermain-main dan menghibur diri, kini ia menjadi orang yang patuh kepada ajaran dan norma-norma Islam. Hal ini terbukti dalam ucapannya yaitu :<br />
“Sesungguhnya tujuanku yang pokok ialah saya berjuang membela Islam dan memerangi kapitalis, kelaliman, kejahatan serta segala keburukan. Saya yakin bahwa Islam adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan manusia dari bahaya perang, kelaparan dan nyanyian.”</p>
<p>Ketika ia ditanya mengapa  hanya Islam yang menjadi penyelamat manusia ia menjawab : “karena  hanya Islam yang mampu menjajikan pemecahan problem dunia sekarang ini, baik dari sudut sosial maupun politik. Karena ia adalah peraturan hidup yang komplex yang mempunyai keseimbangan antara tuntutan rohani dan jasmani tanpa ada kekurangan.</p>
<p>Sungguh aku telah mendapatkan jawaban secara falsafi di dalam Islam yang dulu pertanyaan-pertanyaan itu membuatku gelisah sampai tidak bisa tidur nyenyak.</p>
<p>Dan Hajar pada waktu berbicara tentang Islam yakin benar atas kebenaran apa yang diucapkannya. Bahkan kadang-kadang ia menguraikan ibarat yang Islami dengan bahasa Arab. Pada pokoknya ia benar-benar mengerti bahwa Islam adalah peraturan hidup yang multi komplex bukan hanya untuk ibadah saja.<br />
Ajaran jihad dalam Islam menurut Hajar merupakan yang paling penting dan yang paling diperlukan oleh umat Islam pada saat sekarang ini. Sejak memeluk Islam ia mengubah cara hidupnya. Ia memakai busana muslimah dan melaksanakan shalat lima waktu. Ia mencurahkan tenaga untuk menghafal ayat-ayat Al-Qur’an agar mampu melaksanakan shalat  secara lebih sempurna.</p>
<p>Suatu hal yang wajar kalau ia menghadapi hambatan dari keluarga dan rekan-rekannya. Namun hal itu dianggapnya sebagai hal yang ringan saja. Ia mengatakan : “dalam rangka menjalankan kepercayaanku, segala rintangan kuanggap ringan dan itu adalah wajar bagi seorang muslim. Sebelumnya juga memang sudah banyak terjadi orang muslim disiksa, akan tetapi mereka tetap dalam Islam. Demikian pula saya, tidak ada yang saya perdulikan kecuali bahwa saya adalah muslim.”</p>
<p>Kegiatan Hajar tidak terbatas dalam segi sosial dan agama saja. Ia juga aktif dalam bidang politik dan beranggapan bahwa ada hak yang adil bagi bangsa Palestina Muslim. Karena itu ia selalu memberikan ceramah tentang penindasan dan penganiayaan terhadap bangsa Palestina.</p>
<p>Hajar memang gadis tunggal yang tiada duanya. Ia seorang gadis berkulit putih yang merubah profesinya manjadi da’iyah Islamiyah yang membela urusan bangsa Palestina, padahal ia hidup di tengah-tengah masyarakat yang tidak mau mendengarkan omongannya, namun ia tidak goyah dan tidak bosan. Tugas dakwahnya secara  umum ditujukan kepada segenap umat Islam dan secara khusus ditujukan kepada bangsa Arab.</p>
<p>Hai bangsa Arab, kalau kamu menyinari jalan semua umat manusia janganlah kamu lemah menghadapi israil dan antek-anteknya yang telah merampas bumimu yang suci itu.</p>
<p>(Sumber : Syaikh Muhammad Ibn Jamil Zainu, Bimbingan Islam untuk Pribadi dan Masyarakat)</p>
<h4 style="margin: 6pt 0cm; text-indent: 0cm;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Palatino Linotype&quot;;" lang="EN-US"></span></strong></h4>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tauziyah.com/2008/04/30/gadis-amerika-memeluk-islam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kesalahan dan Kebaikan</title>
		<link>http://tauziyah.com/2007/11/25/kesalahan-dan-kebaikan/</link>
		<comments>http://tauziyah.com/2007/11/25/kesalahan-dan-kebaikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Nov 2007 12:52:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icha</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tazkiyatun Nafs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tauziyah.com/2007/11/25/kesalahan-dan-kebaikan/</guid>
		<description><![CDATA[&#8221;Ingatlah olehmu dua perkara, yaitu kesalahanmu kepada orang lain dan kebaikan orang lain kepadamu. Lupakan dua perkara, yaitu kebaikanmu pada orang lain dan kesalahan orang lain kepadamu.&#8221;
Nasihat ahli hikmah ini, perlu kita jadikan bahan renungan dan introspeksi dalam upaya mencapai pribadi yang ber-akhlakul karimah. Nilai seseorang bukanlah berada pada penampilan dirinya, bukan pula dari jabatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8221;Ingatlah olehmu dua perkara, yaitu kesalahanmu kepada orang lain dan kebaikan orang lain kepadamu. Lupakan dua perkara, yaitu kebaikanmu pada orang lain dan kesalahan orang lain kepadamu.&#8221;</p>
<p>Nasihat ahli hikmah ini, perlu kita jadikan bahan renungan dan introspeksi dalam upaya mencapai pribadi yang ber-akhlakul karimah. Nilai seseorang bukanlah berada pada penampilan dirinya, bukan pula dari jabatan dan harta benda yang telah dikumpulkan. Seseorang dinilai bukan dari kursi yang diduduki, bukan pula berapa pangkat yang disandang dan tanda jasa yang melekat pada dadanya, serta bukan karena garis keturunannya. Seorang itu dinilai dari budi pekerti luhur yang menghiasi perilakunya.Â </p>
<p><span id="more-217"></span>Dikatakan dalam pepatah Arab, &#8221;Kemuliaan seseorang itu dengan budi pekerti yang baik, bukan karena keturunan.&#8221; Mengapa kita harus mengingat kesalahan yang telah dikerjakan pada orang lain? Dengan mengingatnya, akan menimbulkan perasaan menyesal dalam diri kita, perasaan yang mendorong untuk bertobat kepada Allah, kemudian berusaha memperbaikinya dengan meminta maaf dan tidak akan mengulanginya.Â </p>
<p>Mengingat kebaikan orang lain terhadap kita akan mendorong kita selalu berbuat baik kepada orang lain. Kehidupan tidak akan terbina dengan baik tanpa kebaikan orang lain, yang pada hakikatnya kebaikan itu untuk dirinya sendiri. Rasulullah SAW bersabda, &#8221;Tidak sempurna iman seseorang sampai dia mencintai saudaranya seperti dia mencintai dirinya sendiri.&#8221; (HR Bukhari-Muslim) .Â </p>
<p>Melupakan kebaikan yang telah diperbuat pada orang lain akan mendorong kita menjadi pribadi yang mukhlis. Setiap kebaikan, hanya diniatkan lillah ta&#8217;la, seikhlas-ikhlasnya. Sebagai Muslim, sudah semestinya menjaga agar hati selalu suci dari kemunafikan, perbuatan harus selalu suci dari riya&#8217;, lidah harus selalu suci dari kebohongan. Sedangkan dengan melupakan kesalahan orang lain, akan mendorong kita menjadi pribadi pemaaf. Kita akan gampang memaafkan, sebesar apa pun kesalahan orang.Â </p>
<p>(Mahmudi Arif D )Â </p>
<p>Source : republika.co. id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tauziyah.com/2007/11/25/kesalahan-dan-kebaikan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Labu</title>
		<link>http://tauziyah.com/2007/11/25/labu/</link>
		<comments>http://tauziyah.com/2007/11/25/labu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Nov 2007 12:50:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icha</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Thibbun Nabawiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tauziyah.com/2007/11/25/labu/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu makanan yang biasa dikonsumsi Rosululloh saw adalah makanan yang oleh para ilmuwan telah dijadikan tema riset dan analisis, di mana akhirnya mereka menemukan khasiat yang besar, dengan izin Alloh, yaitu dubÃ¢â€™ atau yaqthÃ®n atau qorâ€˜ (labu).
BukhÃ´rÃ® telah membuat bab khusus tentang dubÃ¢â€™ ini, dalam kitabnya. Di dalamnya disebutkan hadits Nabi saw. yang diriwayatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu makanan yang biasa dikonsumsi Rosululloh saw adalah makanan yang oleh para ilmuwan telah dijadikan tema riset dan analisis, di mana akhirnya mereka menemukan khasiat yang besar, dengan izin Alloh, yaitu dubÃ¢â€™ atau yaqthÃ®n atau qorâ€˜ (labu).</p>
<p>BukhÃ´rÃ® telah membuat bab khusus tentang dubÃ¢â€™ ini, dalam kitabnya. Di dalamnya disebutkan hadits Nabi saw. yang diriwayatkan dari Anas : â€œBahwa Rosululloh saw datang kepada seorang budaknya yang ahli menjahit, budak itu menyuguhkan labu, lantas beliau terus memakannya. Saya jadi suka makan labu semenjak saya melihat Rosululloh saw memakannya.â€283)</p>
<p><span id="more-216"></span>Alloh Ta&#8217;ala berfirman :Â  â€œSesungguhnya YÃ»nus benar-benar salah seorang rosul. (Ingatlah) ketika ia lari ke kapal yang penuh muatan. Kemudian ia ikut berundi lalu ia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian. Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. Maka kalau sekiranya ia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Alloh. Niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. Kemudian Kami lemparkan ia ke daerah yang tandus, sedangkan ia dalam keadaan sakit. Dan Kami tumbuhkan untuknya sebatang pohon dari jenis labu.â€ (Ash-ShÃ´ffÃ¢t [37] : 139-147)</p>
<p>Imam Ibnul Qoyyim secara panjang lebar telah berbicara mengenai labu284). Saudaraku mulia! Perhatikan, bagaimana Alloh menyebut pohon ini di dalam Al-Quran. Kemudian, mari kita perhatikan, bagaimana Rosululloh saw menyukai labu. Nanti Anda akan mengetahui khasiat-khasiat dari pohon ini.</p>
<p>AbÃ» ThÃ´lÃ»t berkata : Saya pernah berkunjung kepada Anas bin MÃ¢lik ra, sedangkan pada saat itu ia sedang makan labu. Ia mengatakan, â€œDuh, engkau adalah pohon yang tidak kusukai, kecuali karena Rosululloh saw menyukaimu.â€285) Ketahuilah, saudara, bahwa para pelaku riset ilmiah telah menegaskan bahwa tumbuhan jenis labu-labuan merupakan pencegah penyakit sekaligus obat dan gizi.286)</p>
<p>Dr. KamÃ¢l Fadhl berkata, â€œPara peneliti di bidang tumbuh-tumbuhan, kimia, farmasi, dan kedokteran seyogyanya melanjut-kan penelitian mereka, sebagai salah satu bentuk dakwah di tengah-tengah masyarakat non muslim, sekaligus sebagai bentuk perenungan di tengah-tengah masyarakat yang beriman dengan izin Alloh, tentang ayat-ayat Al-Quranul Karim yang berbicara mengenai pohon ini.</p>
<p>Ada suatu ide ilmiah yang dilontarkan dalam dua buah forum yang diakhiri dengan dua buah tulisan yang ditulis untuk meraih gelar master, salah satunya sudah selesai dan penulisnya meraih gelar master, sedangkan yang kedua hampir selesai.</p>
<p>Fokus ide dan tulisan tersebut dimulai dari tema labu, beberapa hikmah tentang relevansi penyebutan labu dengan kondisi Nabi YÃ»nus yang telah dijelaskan oleh ayat-ayat Al-Quran, di mana beliau sempat tinggal di dalam perut ikan, keluar dari perut ikan itu dalam keadaan sakit, yang dalam tafsir dise-butkan bahwa beliau lemah tak berdaya atau sakit. Itu bisa terjadi karena apa yang dialaminya, sejak ditelan ikan, tinggal di dalam perut, dan dimuntahkan di daerah yang tandus.</p>
<p>Seorang ahli klasifikasi tumbuhan mengatakan bahwa sifat-sifat morfologis (bentuk luar) dan anatomis di antara masing-masing jenis tumbuhan dari satu famili kadang-kadang bermiripan dan kadang-kadang sama.Demikian pula para ahli farmakologi mengatakan bahwa bisa jadi komposisi kimiawi antara beberapa jenis tumbuhan dari satu famili memiliki kesamaan.</p>
<p>Berdasarkan hal itu, penelitian diarahkan untuk mengetahui komposisi sebagian jenis tumbuhan dari keluarga labu-labuan dan pengaruh pencegahan dan pengobatan yang dikandungnya terkait dengan keluarnya Nabi YÃ»nus as. dari perut ikan dalam keadaan sakit dan lemah tak berdaya. Hasil-hasil riset menunjukkan bahwa tumbuhan dari famili labu-labuan sangat efektif membunuh bakteri, kemudian tingkat efektivitas ini berbeda-beda sesuai dengan perbedaan jenis tumbuhan, bagian yang digunakan, jenis bakteri, dan ekstrak.</p>
<p>Labu â€˜asali (madu) adalah yang paling efektif membunuh bakteri.Adapun terkait dengan jenis bakteri, maka efektivitas dalam melawan bakteri gram positif287) lebih kuat dibandingkan dengan bakteri gram negatif.<br />
Semua ini menegaskan khasiat labu-labuan dalam mencegah dan mengobati mikroba.</p>
<p>Demikianlah, sedangkan riset dalam bidang ini masih terus berlangsung dan ini menguatkan pengaruh labu-labuan untuk mencegah adanya berbagai serangga, dan kemudian mencegah penyakit-penyakit yang ditularkan oleh serangga tersebut.Sebagian jenis labu-labuan sudah dikenal secara populer memiliki khasiat mengobati sejumlah penyakit, contohnya :</p>
<p>a.Â  Luka bakar, memar, keseleo.</p>
<p>b.Â  Menghilangkan demam ketika suhu badan tinggi.</p>
<p>Bisakah semua khasiat itu dianggap sebagai sebagian relevansi penyebutan labu dengan keadaan YÃ»nus as begitu keluar dari perut ikan? Tanpa melihat apakah junjungan kita Nabi YÃ»nus as memakan buah labu tersebut atau tidak, sesungguhnya labu merupakan tumbuhan bergizi tinggi, mudah dicerna, tidak memberatkan lambung dan usus, sangat bermanfaat bagi pengidap penyakit jantung, orang tua, dan siapa saja yang berada dalam masa-masa pemulihan kesembuhan secara umum.â€ Sampai di sini perkataan Dr. KamÃ¢l Fadhl KholÃ®fah.</p>
<p>_____________________</p>
<p>283) BukhÃ´rÃ® (5433).</p>
<p>284) Ath-Thibbu `n-NabawÃ®, Ibnu Qoyyim, hal. 404. Siapa yang ingin memperluas pengetahuannya tentang labu, hendaklah merujuk kepadanya.</p>
<p>285) Ath-Thibbu `n-NabawÃ®, Ibnu Qoyyim, hal. 404. Siapa yang ingin memperluas pengetahuannya tentang labu, hendaklah merujuk kepadanya.</p>
<p>286)Judul tulisan Dr. KamÃ¢l Fadhl KholÃ®fah, Dosen Ilmu Tumbuh-tumbuhan di Universitas Khortoum, Haiâ€™atul Iâ€˜jÃ¢zi `l-â€˜IlmÃ® li `l-Qurâ€™Ã¢n wa `s-Sunnah, edisi keempat belas, Dzulqoâ€˜dah 1423 H.</p>
<p>287)Gram adalah nama sejenis pewarna dalam mikrobiologi, untuk mewarnai bakteri. Bakteri gram negatif tak meresap zat warna tersebut, sedangkan bakteri gram positif meresapnya -penerj.</p>
<p>Sumber : www.thibbun-nabawi.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tauziyah.com/2007/11/25/labu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kayu Manis Obat Asam Urat</title>
		<link>http://tauziyah.com/2007/11/25/kayu-manis-obat-asam-urat-2/</link>
		<comments>http://tauziyah.com/2007/11/25/kayu-manis-obat-asam-urat-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Nov 2007 12:48:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icha</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Thibbun Nabawiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tauziyah.com/2007/11/25/kayu-manis-obat-asam-urat-2/</guid>
		<description><![CDATA[Kayu manis adalah salah satu rempah yang biasa dimanfaatkan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai bumbu penyedap masakan dan pembuatan kue, kayu manis sejak dulu dikenal memiliki berbagai khasiat. Bahkan, kayu manis saat ini sudah menjadi bagian dari bahan baku dalam industri jamu dan kosmetika.
Kayu manis (Cinnamomum burmani) memang memiliki efek farmakologis yang dibutuhkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kayu manis adalah salah satu rempah yang biasa dimanfaatkan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai bumbu penyedap masakan dan pembuatan kue, kayu manis sejak dulu dikenal memiliki berbagai khasiat. Bahkan, kayu manis saat ini sudah menjadi bagian dari bahan baku dalam industri jamu dan kosmetika.</p>
<p>Kayu manis (Cinnamomum burmani) memang memiliki efek farmakologis yang dibutuhkan dalam obat-obatan. Tumbuhan yang kulit batang, daun, dan akarnya bisa dimanfaatkan sebagai obat-obatan ini berkhasiat sebagai peluruh kentut (carminative), peluruh keringat (diaphoretic), antirematik, meningkatkan napsu makan (istomachica), dan menghilangkan sakit (analgesik).</p>
<p>Â <span id="more-215"></span>Kandungan kimia ada terdapat dalam kayu manis adalah minyak atsiri, eugenol, safrole, sinamaldehide, tanin, kalsium oksalat, damar, dan zat penyamak. Sifat kimia dari kayu manis adalah pedas, sedikit manis, hangat, dan wangi.</p>
<p>Menurut pakar obat-obatan herbal, Prof Hembing Wijayakusuma, kayu manis memiliki banyak khasiat obat. Di antaranya, obat asam urat, tekanan darah tinggi (hipertensi), radang lambung atau maag (gastritis), tidak napsu makan, sakit kepala (vertigo), masuk angin, perut kembung, diare, muntah-muntah, hernia, susah buang air besar, sariwan, asma, sakit kuning, dan lain-lain.</p>
<p>Sebagai obat asam urat, sebanyak 1 ibujari kayu manis, 5 gram biji pala, 5 butir kapulaga, 5 butir cengkeh, 200 gram ubi jalar merah, 10 butir merica, 15 gram jahe merah, direbus dengan 1.500 cc air hingga tersisa 500 cc. Ramuan kemudian disaring lalu ditambahkan 200 cc air susu cair dan diminum. Sementara ubinya yang ikut direbus dimakan.</p>
<p>Resep obat asam urat lainnya, 1 ibu jari kayu manis, 15 gram jahe merah, 5 gram biji pala, 5 butir kapulaga, 5 butir cengkeh, 4 lembar daun sosor bebek, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Air rebusan disaring dan diminum.</p>
<p>Mengatasi tekanan darah tinggi, 2 jari kayu manis, 10 gram asam trengguli, 10 gram kencur, 15 gram daun sena, dan 20 gram daun saga direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc. Rebusan disaring dan diminum selagi hangat. Resep lainnya, 1 jari kulit kayu manis, 10 gram asam trengguli, 60 gram rambut jagung, dan 30 gram seledri, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Airnya kemudian disaring dan diminum hangat-hangat.</p>
<p>Obat maag, 10 gram kayu manis direbus dengan 200 cc air hingga tersisa 100 cc, lalu disaring dan diminum selagi hangat. Obat sakit kepala, 10 gram kayu manis, 3 butir cengkeh, 5 gram biji pala, 5 gram merica, 10 gram jahe, ditumbuk hingga menjadi bubuk. Lalu diseduh dengan air secukupnya, disaring, dan diminum secara teratur.</p>
<p>Mengatasi masuk angin dan perut kembung, 5 gram kayu manis, 10 gram jahe, 5 butir cengkeh, 5 gram pulasari, 5 gram adas, 5 gram biji pala, dan gula aren secukupnya, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 450 cc. Kemudian disaring dan diminum selagi hangat sebanyak 150 cc, lakukan tiga kali sehari.</p>
<p>Obat diare, 5 gram kayu manis, 5 lembar daun jambu biji, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Air disaring dan ditambahkan gula secukupnya, kemudian diminum 150 cc sebanyak dua kali sehari. Mag</p>
<p>Sumber : republika.co.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tauziyah.com/2007/11/25/kayu-manis-obat-asam-urat-2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Garis Edar</title>
		<link>http://tauziyah.com/2007/11/25/garis-edar/</link>
		<comments>http://tauziyah.com/2007/11/25/garis-edar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Nov 2007 12:45:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icha</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tadabbur Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tauziyah.com/2007/11/25/garis-edar/</guid>
		<description><![CDATA[Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur&#8217;an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu. 
Â 
&#8220;Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.&#8221; (Al Qur&#8217;an, 21:33)


Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><span style="font-family: Arial">Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur&#8217;an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu. </span></p>
<p><span style="font-family: Arial"></span>Â </p>
<p style="text-align: justify"><span class="ayet1"><span style="color: windowtext; font-family: Arial">&#8220;Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.&#8221; (Al Qur&#8217;an, 21:33)</span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span class="ayet1"><span style="color: windowtext; font-family: Arial"></span></span></p>
<p><span class="ayet1"><span style="color: windowtext; font-family: Arial"></span></span><span style="font-family: Arial"><span id="more-214"></span></p>
<p></span><span style="font-family: Arial">Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu: </span><span style="font-size: 12pt; color: windowtext; font-family: Arial">&#8220;Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.&#8221; (Al Qur&#8217;an, 36:38)</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt; color: windowtext; font-family: Arial"></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt; color: windowtext; font-family: Arial"></span><span style="font-family: Arial">Fakta-fakta yang disampaikan dalam Al Qur&#8217;an ini telah ditemukan melalui pengamatan astronomis di zaman kita. Menurut perhitungan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex. Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya, semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana. </span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family: Arial"></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family: Arial"></span><span class="resimalti1"><em><span style="font-size: 11pt; color: windowtext; font-family: Arial">â€œSebagaimana komet-komet lain di alam raya, komet Halley, juga bergerak mengikuti orbit atau garis edarnya yang telah ditetapkan. Komet ini memiliki garis edar khusus dan bergerak mengikuti garis edar ini secara harmonis bersama-sama dengan benda-benda langit lainnya.â€</span></em></span></p>
<p style="text-align: justify"><span class="resimalti1"><em><span style="font-size: 11pt; color: windowtext; font-family: Arial"></span></em></span></p>
<p style="text-align: justify"><span class="resimalti1"><em><span style="font-size: 11pt; color: windowtext; font-family: Arial"></span></em></span><span style="font-family: Arial">Keseluruhan alam semesta yang dipenuhi oleh lintasan dan garis edar seperti ini, dinyatakan dalam Al Qur&#8217;an sebagai berikut: </span><span style="font-size: 12pt; color: windowtext; font-family: Arial">&#8220;Demi langit yang mempunyai jalan-jalan.&#8221; (Al Qur&#8217;an, 51:7)</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt; color: windowtext; font-family: Arial"></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt; color: windowtext; font-family: Arial"></span><span style="font-family: Arial">Terdapat sekitar 200 milyar galaksi di alam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 200 bintang. Sebagian besar bintang-bintang ini mempunyai planet, dan sebagian besar planet-planet ini mempunyai bulan. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang diperhitungkan dengan sangat teliti. Selama jutaan tahun, masing-masing seolah &#8220;berenang&#8221; sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna bersama dengan yang lain. Selain itu, sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang ditetapkan baginya. </span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family: Arial"></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family: Arial"></span><span class="resimalti1"><em><span style="font-size: 11pt; color: windowtext; font-family: Arial">â€œSemua benda langit termasuk planet, satelit yang mengiringi planet, bintang, dan bahkan galaksi, memiliki orbit atau garis edar mereka masing-masing. Semua orbit ini telah ditetapkan berdasarkan perhitungan yang sangat teliti dengan cermat. Yang membangun dan memelihara tatanan sempurna ini adalah Allah, Pencipta seluruh sekalian alam.â€</span></em></span></p>
<p style="text-align: justify"><span class="resimalti1"><em><span style="font-size: 11pt; color: windowtext; font-family: Arial"></span></em></span></p>
<p style="text-align: justify"><span class="resimalti1"><em><span style="font-size: 11pt; color: windowtext; font-family: Arial"></span></em></span><span style="font-family: Arial">Garis edar di alam semesta tidak hanya dimiliki oleh benda-benda angkasa. Galaksi-galaksi pun berjalan pada kecepatan luar biasa dalam suatu garis peredaran yang terhitung dan terencana. Selama pergerakan ini, tak satupun dari benda-benda angkasa ini memotong lintasan yang lain, atau bertabrakan dengan lainnya. Bahkan, telah teramati bahwa sejumlah galaksi berpapasan satu sama lain tanpa satu pun dari bagian-bagiannya saling bersentuhan. </span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family: Arial"></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family: Arial"></span><span style="font-family: Arial">Dapat dipastikan bahwa pada saat Al Qur&#8217;an diturunkan, manusia tidak memiliki teleskop masa kini ataupun teknologi canggih untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer, tidak pula pengetahuan fisika ataupun astronomi modern. Karenanya, saat itu tidaklah mungkin untuk mengatakan secara ilmiah bahwa ruang angkasa &#8220;dipenuhi lintasan dan garis edar&#8221; sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Akan tetapi, hal ini dinyatakan secara terbuka kepada kita dalam Al Qur&#8217;an yang diturunkan pada saat itu: karena Al Qur&#8217;an adalah firman Allah. </span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family: Arial"></span></p>
<p><span style="font-family: Arial"></span><span style="font-family: Arial">Sumber : harunyahya.com</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tauziyah.com/2007/11/25/garis-edar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pembungkusan Tulang oleh Otot</title>
		<link>http://tauziyah.com/2007/11/25/pembungkusan-tulang-oleh-otot/</link>
		<comments>http://tauziyah.com/2007/11/25/pembungkusan-tulang-oleh-otot/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Nov 2007 12:42:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icha</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tadabbur Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tauziyah.com/2007/11/25/pembungkusan-tulang-oleh-otot/</guid>
		<description><![CDATA[â€œTahapan-tahapan perkembangan bayi dalam rahim ibu dipaparkan dalam Al Qur&#8217;an. Sebagaiman diuraikan dalam ayat ke-14 surat Al Mu&#8217;minuun, jaringan tulang rawan pada embrio di dalam rahim ibu mulanya mengeras dan menjadi tulang keras. Lalu tulang-tulang ini dibungkus oleh sel-sel otot. Allah menjelaskan perkembangan ini dalam ayat: &#8220;â€¦dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>â€œTahapan-tahapan perkembangan bayi dalam rahim ibu dipaparkan dalam Al Qur&#8217;an. Sebagaiman diuraikan dalam ayat ke-14 surat Al Mu&#8217;minuun, jaringan tulang rawan pada embrio di dalam rahim ibu mulanya mengeras dan menjadi tulang keras. Lalu tulang-tulang ini dibungkus oleh sel-sel otot. Allah menjelaskan perkembangan ini dalam ayat: &#8220;â€¦dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging&#8221;.</p>
<p><span id="more-213"></span>Sisi penting lain tentang informasi yang disebutkan dalam ayat-ayat Al Qur&#8217;an adalah tahap-tahap pembentukan manusia dalam rahim ibu. Disebutkan dalam ayat tersebut bahwa dalam rahim ibu, mulanya tulang-tulang terbentuk, dan selanjutnya terbentuklah otot yang membungkus tulang-tulang ini.</p>
<p>&#8220;Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik&#8221; (Al Qur&#8217;an, 23:14)</p>
<p>Embriologi adalah cabang ilmu yang mempelajari perkembangan embrio dalam rahim ibu. Hingga akhir-akhir ini, para ahli embriologi beranggapan bahwa tulang dan otot dalam embrio terbentuk secara bersamaan. Karenanya, sejak lama banyak orang yang menyatakan bahwa ayat ini bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Namun, penelitian canggih dengan mikroskop yang dilakukan dengan menggunakan perkembangan teknologi baru telah mengungkap bahwa pernyataan Al Qur&#8217;an adalah benar kata demi katanya.</p>
<p>Penelitian di tingkat mikroskopis ini menunjukkan bahwa perkembangan dalam rahim ibu terjadi dengan cara persis seperti yang digambarkan dalam ayat tersebut. Pertama, jaringan tulang rawan embrio mulai mengeras. Kemudian sel-sel otot yang terpilih dari jaringan di sekitar tulang-tulang bergabung dan membungkus tulang-tulang ini.</p>
<p>Peristiwa ini digambarkan dalam sebuah terbitan ilmiah dengan kalimat berikut: Dalam minggu ketujuh, rangka mulai tersebar ke seluruh tubuh dan tulang-tulang mencapai bentuknya yang kita kenal. Pada akhir minggu ketujuh dan selama minggu kedelapan, otot-otot menempati posisinya di sekeliling bentukan tulang. (Moore, Developing Human, 6. edition,1998.)</p>
<p>Singkatnya, tahap-tahap pembentukan manusia sebagaimana digambarkan dalam Al Qur&#8217;an, benar-benar sesuai dengan penemuan embriologi modern.</p>
<p>Sumber : harunyahya.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tauziyah.com/2007/11/25/pembungkusan-tulang-oleh-otot/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sistem Perbankan Syariah &#038; Universal Banking</title>
		<link>http://tauziyah.com/2007/11/25/sistem-perbankan-syariah-universal-banking/</link>
		<comments>http://tauziyah.com/2007/11/25/sistem-perbankan-syariah-universal-banking/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Nov 2007 12:40:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icha</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ekonomi Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tauziyah.com/2007/11/25/sistem-perbankan-syariah-universal-banking/</guid>
		<description><![CDATA[Sejak tahun 1970-an, perbankan syariah telah muncul sebagai suatu kenyataan yang baru di dunia keuangan internasional. bank syariah modern untuk pertama kali didirikan di Dubai dengan nama Dubai Islamic Bank pada tahun 1973. Kemudian bank syariah berkembang di berbagai negara, bahkan hingga ke negara-negara yang berpenduduk mayoritas non Muslim, seperti di Denmark, Luxembourg, Switzerland, United [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak tahun 1970-an, perbankan syariah telah muncul sebagai suatu kenyataan yang baru di dunia keuangan internasional. bank syariah modern untuk pertama kali didirikan di Dubai dengan nama Dubai Islamic Bank pada tahun 1973. Kemudian bank syariah berkembang di berbagai negara, bahkan hingga ke negara-negara yang berpenduduk mayoritas non Muslim, seperti di Denmark, Luxembourg, Switzerland, United Kingdom, dan Amerika Serikat.</p>
<p><span id="more-212"></span>Tujuan utama menegakkan perbankan islam di seluruh dunia adalah untuk mempromosikan, memelihara, dan mengembangkan penerapan prinsip-prinsip Islam di dalam sektor bisnis. Secara lebih khusus, tujuan bank islam dilihat dari konteks peran dalam perekonomian adalah:</p>
<p>â€¢Â menerapkan jasa keuangan kontemporer yang disesuaikan dengan Syariah islam;</p>
<p>â€¢Â berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran dengan prinsip-prinsip hukum islam;</p>
<p>â€¢Â alokasi sumber daya keuangan yang terbatas ke dalam proyek yang lebih menguntungkan dan bermanfaat untuk perekonomian;</p>
<p>â€¢Â membantu melindungi keseimbangan distribusi pendapatan dan sumber daya.</p>
<p>Oleh karena bank syariah dapat melayani siapa saja, muslim maupun non muslim, maka jasa-jasa perbankan syariah telah dilihat oleh bank-bank internasional sebagai alternatif pembiayaan bagi dunia usaha. Hal ini dilakukan misalnya oleh Citicorp, Chase Manhattan Bank, ANZ Bank, Commersbank G, Deutsche Bank AG, HSBC, Bankers Trust, JP Morgan, Goldman Sachs, dan lainnya. Sedangkan di Indonesia sendiri, bank syariah baru berdiri pada tahun 1992. Hingga tahun 1998, hanya satu bank syariah beroperasi di Indonesia. Setelah keluarnya Undang-Undang Perbankan Nomor 10 tahun 1998 yang merubah Undang-Undang Perbankan Nomor 7 tahun 1992 dan mengakomodir peraturan tentang bank syariah, barulah lahir sank syariah lain dan berkembang dengan pesat. Pada akhir September 2007 jumlah bank syariah di Indonesia mencapai 28 Bank, terdiri dari 3 Bank Umum Syariah (BUS) dan 25 Unit Usaha Syariah (UUS) bank umum.Â </p>
<p>Sementara itu, di beberapa negara Eropa berkembang suatu sistem perbankan yang dikenal sebagai Universal Banking. Universal Banking adalah suatu system perbankan di yang bukan hanya memberikan pinjaman, tetapi juga dapat berfungsi sebagai penjamin hutang perusahaan dan atau menjadi pemegang saham (pemodal) pada perusahaan sekuritas. Sebagai contoh, perbankan umum di Jerman, dapat menerima simpanan berjangka, meminjamkan uang, penjamin saham perusahaan, dan berperan sebagai penasihat investasi perusahaan besar. Dalam system Universal Banking, tidak ada pemisahaan antara perbankan komersial dengan perbankan investasi.</p>
<p>Universal Banking System memungkinkan bank untuk menggunakan informasi nasabah dengan lebih baik dan mengijinkan perbankan menjual lebih banyak servis di bawah satu atap seperti â€œFinancial Supermaketâ€. Sisi negatif dari sistem ini, adalah adanya kemungkinan konsentrasi kekuatan ekonomi pada sejumlah kecil institusi bank besar yang memegang modal pada perusahaan yang juga berperan sebagai peminjam dana.</p>
<p>Dalam perkembangannya, sistem perbankan syariah dapat diterima oleh semua masyarakat keuangan internasional, bukan hanya yang beragama Islam, dan terus tumbuh dengan signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan nilai-nilai dalam operasional bank syariah terus berorientasi kepada etika bisnis yang sehat dan juga menawarkan jasa-jasa yang jauh lebih banyak daripada perbankan konvensional. Perbankan syariah dapat menawarkan jasa-jasa lebih dari yang ditawarkan oleh investment banking, karena jasa-jasa bank syariah merupakan suatu kombinasi yang dapat diberikan oleh commercial bank, finance company, dan merchant bank. Oleh karena itu, system perbankan syariah berpeluang besar dikembangkan sebagai universal banking.</p>
<p>Selain di beberapa negara Eropa, universal banking system juga digunakan sebagi model bagi beberapa lembaga perbankan di Amerika. Namun terdapat perbedaan penerapan antara di Eropa dengan di Amerika. Secara umum, isu-isu universal banking pada sistim perbankan di daratan Eropa. berkisar pada hal-hal sebagai berikut:</p>
<p>a.Â  Konsep universal banking dimana bank memegang kendali sepenuhnya posisi asset jangka pendek dan jangka panjang memungkinkan bank untuk mengurangi information asymmetries dan internalise risk. Namun pada sisi lain kondisi ini akan mendorong moral hazard akibat â€œpasar gandaâ€ dimana pada saat terjadi krisis ekonomi, bank yang memiliki informasi lengkap akan segera meninggalkan pasar. Begitu kondisi nasabah memburuk bank bisa mensekuritisasi pembiayaannya dan menjual portfolionya.</p>
<p>b.Â Penerapan universal banking juga akan mendorong beberapa problem moral hazard seperti; rendahnya return riil para deposan, tingginya return relatif yang mendorong bank dan nasabah untuk menciptakan misalokasi dana, tingginya biaya bank ketika moral hazard memburuk, bank terdorong untuk mengambil posisi penyertaan lebih besar.</p>
<p>Sementara itu, isu yang muncul pada penerapan konsep universal banking versi Amerika adalah ketidakmampuan bank untuk memenuhi harapan stakeholder. Pada mulanya, munculnya konglomerasi industri keuangan diharapkan akan menciptakan keuntungan yang signfikan; (1) tingginya tingkat efisiensi dan profitabilitas akibat semakin tingginya skala ekonomis, (2) peningkatan tingkat kesehatan bank akibat diversifikasi usaha (3) tingkat kepuasan nasabah semakin tinggi karena konsep one-stop shopping akan mengurangi biaya.</p>
<p>Pada kenyataannya kondisi perbankan di Amerika dan secara global memperlihatkan bahwa bank-bank besar dengan konsep universal banking secara umum gagal untuk mewujudkan improvement pada tingkat efisiensi, profitabilitas, value nasabah dan pemegang saham. Konglomerasi perbankan malah memperbesar systemic risk karena mereka terdorong untuk memasuki aktifitas dengan return dan risiko yang tinggi terkait dengan pasar modal. Pada akhirnya peningkatan risiko ini mendorong fenomena â€œtoo big to failâ€.</p>
<p>Sebagaimana dikemukakan di atas, bahwa sistem perbankan syariah yang dapat menawarkan jasa-jasa lebih dari yang ditawarkan oleh investment banking, berpeluang besar dikembangkan sebagai universal banking. Dengan demikian, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam aplikasi perbankan Syariah pada konsep universal banking adalah konsistensi pemeliharaan dan pengembangan penerapan prinsip-prinsip Islam di dalam sektor bisnis. Prinsip-prinsip ekonomi islam yang harus dipertahankan bagi konsep universal banking adalah nilai keadilan, efisiensi, stabilitas, dan pertumbuhan.Â </p>
<p>Nilai keadilan dapat dirasakan dengan menggunakan sistem perbankan Syariah adalah sebagai berikut:</p>
<p>- Risiko usaha dibagi lebih adil antara pelaku usaha dengan pemilik modal;</p>
<p>- Mengganti pengembalian yang tetap dengan pembagian proporsional dari keuntungan yang akan menentukan pengembalian yang adil pada modal tanpa peduli apakah keuntungan usaha tinggi atau rendah dan tidak peduli pada tingkat harga yang dipengaruhi oleh inflasi, stabilitas dan deflasi;</p>
<p>- Kekayaan akan menghasilkan kekayaan kembali kepada pemilik ketika pekerjaan dalam aktivitas ekonomi pada akhirnya memberikan nilai tambah.</p>
<p>Nilai efisiensi yang harus dapat diperoleh dengan memanfaatkan perbankan syariah pada konsep universal banking adalah:</p>
<p>- Perbedaan dalam pembiayaan yang cenderung pada pembagian risiko modal, yakni dengan melakukan pembiayaan yang bermanfaat, namun tidak harus sangat produktif dalam menghasilkan laba;</p>
<p>- Pembagian hasil dan atau keuntungan disepakati secara adil antara pemberi dan pengguna modal, dengan keputusan akhir bersama untuk usaha;</p>
<p>- Menjaga hubungan sosial antara kelas yang berbeda pada pemberi dan pengguna modal.</p>
<p>- Penggunaan prinsip non bunga akan menjadi faktor pendukung stabilitas, karena dapat mengurangi kecenderungan inflasi serta penciptaan uang yang tidak berhubungan dengan investasi produktif.</p>
<p>Memperhatikan bahwa Universal Banking adalah suatu sistem perbankan yang bukan hanya memberikan pinjaman, tetapi juga dapat berfungsi sebagai penjamin hutang perusahaan dan atau menjadi pemegang saham (pemodal) pada perusahaan sekuritas, serta hal-hal yang berkaitan dalam ekonomi islami, yakni keberagaman jenis kerjasama serta tujuan nilai keadilan, efisiensi, stabilitas dan pertumbuhan, maka dapat disimpulkan bahwa sistem universal banking cocok diterapkan dengan sistem perbankan syariah. Penerapan nilai-nilai syariah diharapkan juga dapat meminimalkan permasalahan moral dalam konsep universal banking secara global.</p>
<p>Penulis: MERZA GAMAL (Pengkaji Sosial Ekonomi Islami)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tauziyah.com/2007/11/25/sistem-perbankan-syariah-universal-banking/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
