Archive for the 'Thibbun Nabawiyah' Category
Sunday, November 25th, 2007
Salah satu makanan yang biasa dikonsumsi Rosululloh saw adalah makanan yang oleh para ilmuwan telah dijadikan tema riset dan analisis, di mana akhirnya mereka menemukan khasiat yang besar, dengan izin Alloh, yaitu dubâ’ atau yaqthîn atau qor‘ (labu).
Bukhôrî telah membuat bab khusus tentang dubâ’ ini, dalam kitabnya. Di dalamnya disebutkan hadits Nabi saw. yang diriwayatkan dari Anas : “Bahwa Rosululloh saw datang kepada seorang budaknya yang ahli menjahit, budak itu menyuguhkan labu, lantas beliau terus memakannya. Saya jadi suka makan labu semenjak saya melihat Rosululloh saw memakannya.â€283)
Read the rest of this entry »
Posted in Thibbun Nabawiyah | No Comments »
Sunday, November 25th, 2007
Kayu manis adalah salah satu rempah yang biasa dimanfaatkan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai bumbu penyedap masakan dan pembuatan kue, kayu manis sejak dulu dikenal memiliki berbagai khasiat. Bahkan, kayu manis saat ini sudah menjadi bagian dari bahan baku dalam industri jamu dan kosmetika.
Kayu manis (Cinnamomum burmani) memang memiliki efek farmakologis yang dibutuhkan dalam obat-obatan. Tumbuhan yang kulit batang, daun, dan akarnya bisa dimanfaatkan sebagai obat-obatan ini berkhasiat sebagai peluruh kentut (carminative), peluruh keringat (diaphoretic), antirematik, meningkatkan napsu makan (istomachica), dan menghilangkan sakit (analgesik).
 Read the rest of this entry »
Posted in Thibbun Nabawiyah | 1 Comment »
Sunday, November 4th, 2007
Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Kam’ah termasuk al-mann, airnya menyembuhkan mata.â€374) Kam’ah tumbuh di tanah tanpa ditanam. Ia disebut kam’ah, karena keadaannya yang tersembunyi. Ia tersembunyi di bawah tanah, tanpa daun dan batang. Materinya berasal dari saripati tanah yang beruap yang menumpuk ke arah permukaan. Materi-materi ini menumpuk disebabkan oleh dinginnya musim dingin dan ditumbuhkan oleh hujan di musim semi, sehingga ia tumbuh dan muncul di permukaan tanah. Karena itu, ia disebut pula dengan judariyyu `l-ardhi (cacar bumi).
 Read the rest of this entry »
Posted in Thibbun Nabawiyah | No Comments »
Sunday, November 4th, 2007
Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Talbinah menenangkan hati orang sakit, menghilangkan sebagian kesedihan.â€382) Dari ‘isyah bahwa ia memerintah untuk meminum talbinah, ia mengatakan, “ Talbinah itu dibenci tapi bermanfaat.â€383)
 Read the rest of this entry »
Posted in Thibbun Nabawiyah | No Comments »
Sunday, November 4th, 2007
Kayu manis adalah salah satu rempah yang biasa dimanfaatkan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai bumbu penyedap masakan dan pembuatan kue, kayu manis sejak dulu dikenal memiliki berbagai khasiat. Bahkan, kayu manis saat ini sudah menjadi bagian dari bahan baku dalam industri jamu dan kosmetika.
Read the rest of this entry »
Posted in Thibbun Nabawiyah | No Comments »
Sunday, November 4th, 2007
Subhanallah, Maha suci Allah… sungguh indah dan sempurna agama yang diturunkan-Nya, sungguh mulia hukum-hukum yang disyariatkan-Nya, karena tak ada satupun dari apa-apa yang diturunkan-Nya dan apa-apa yang diciptakan-Nya kecuali pasti ada manfaat dan hikmahnya. Kesempurnaan islam ini benar-benar tiada bandingannya oleh agama-agama selainnya. Diantara kesempurnaan Islam adalah syariat bagi ummatnya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, seperti kewajiban istinja’ setelah buang air, mandi janabat setelah junub, bahkan banyak sekali hikmah-hikmah syariat yang tersingkap dalam ajaran islam yang telah dibuktikan oleh sains modern, seperti khasiat madu, habbatus sawda’ (jinten hitam), minyak zaitun hingga ‘si kayu ajaib’ siwak yang bermanfaat bagi kesehatan gigi dan gusi. Mari kita kupas apa manfaat kayu siwak ini bagi kesehatan gigi.
Read the rest of this entry »
Posted in Thibbun Nabawiyah | No Comments »
Sunday, August 19th, 2007
Anjuran Berobat dengan ‘Ud Hindi atau Qusthul Bahri
Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Berobatlah dengan ‘ud hindi, karena di dalamnya terdapat tujuh kesembuhan, dimasukkan melalui hidung untuk ‘udzroh (amandel) dan dimasukkan melalui mulut untuk dzâtul janbi.â€390)
Ia bersabda : “Sesungguhnya, pengobatan paling ideal yang kalian gunakan adalah bekam dan qusthul bahri.†Beliau juga bersabda, ‘Jangan menyiksa anak kalian dengan ghomz karena amandel, hendaklah kalian menggunakan qusthul bahri.â€391)
Read the rest of this entry »
Posted in Thibbun Nabawiyah | No Comments »
Sunday, August 19th, 2007
Oleh : Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah
Â
Termuat di dalam Ash-Shahain, dari nafi’, dari ‘Umar, bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam berkata : â€Sesungguhnya demam atau demam yang sangat adalah sebagian dari aroma neraka jahannam; maka dinginkanlah ia dengan airâ€.
Hadits ini menimbulkan banyak masalah bagi dokter yang bodoh, yang memandangnya sabagai peniadaan pengobatan bagi penyakit demam dan pencegahannya. Kami akan menjelaskan -dengan daya dan kekuatan Allah- segi dan maknanya. Maka kami katakan: Seruan Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam ada dua macam: yang umum bagi penduduk bumi dan yang khusus bagi sebagian mereka. Yang pertama misalnya seruan baliau pada umumnya. Dan yang kedua seperti ucapan beliau:â€Janganlah kamu menghadap kiblat dengan tahi dan air kencing. Dan jangan pula kamu membelakanginya; akan tetapi menghadaplahh ke timur atau ke baratâ€.
Read the rest of this entry »
Posted in Thibbun Nabawiyah | No Comments »
Saturday, July 28th, 2007
SYARMADEL bin Qubats Al-Ka’bi dahulu kala terkenal sebagai seorang dokter di kalangan Arab, yang tinggal di daerah Najran. Ketika ia tahu Rasulullah memiliki pengetahuan tentang kedokteran, ia bergegas mendatanginya, kemudian mengujinya dengan mengajukan berbagai pertanyaan tentang penyakit dan cara pengobatannya. Rasulullah saw pun mampu menjawab semua pertanyaan. Namun, saat rasul balik bertanya tentang satu penyakit, Syarmadel terkejut karena tak bisa menjawabnya. Lalu, ia berkata, “ Wahai Rasulullah, Demi Bapak dan Ibuku, aku adalah seorang dukun dan tabib di kalangan kaumku, apa yang harus aku lakukan? Lalu Rasul menjawab,†bedahlah uratnya, tusuklah jika terpaksa dan gunakanlah sana (sejenis tumbuhan) dan janganlah engkau mengobati seseorang sebelum mengetahui jenis penyakitnya.â€
Read the rest of this entry »
Posted in Thibbun Nabawiyah | No Comments »
Saturday, July 28th, 2007
Masyarakat kini sudah jarang mengkonsumsi susu dalam bentuk segar (fresh milk). Kebanyakan susu yang diminum adalah susu olahan, seperti susu pasteurisasi, susu bubuk atau susu kental manis. Dalam bentuk olahan tersebut susu sudah mengalami proses perjalanan yang cukup panjang. Proses pengolahan inilah yang memungkinkan masuknya unsur haram atau yang meragukan ke dalam produk tersebut.
Read the rest of this entry »
Posted in Thibbun Nabawiyah | 1 Comment »